Rabu, 24 Agustus 2016

RUMAHKU SURGAKU

Oleh   : Susi.ks

Terkadang ada yang terlupa kulakukan sebagai seorang ibu, karena tekanan ekonomi yang kian sulit atau karena gengsi hingga aku harus selalu memaksakan keinginan hati ini agar anak-anak selalu mengikuti semua arah pemikiranku. Dan saat salah satu dari mereka mulai membangkang dan ingin hidup dengan cara yang mereka pilih sendiri aku merasa begiitu gamang dan merasa seolah tak dihargai. Mengapa...mengapa harus mereka yang selalu mengikuti mauku sedang mereka pun punya hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri.

Rumah yag selama ini kurasa begitu penuh kedamaian berubah menjadi neraka , ajang sebuah pertempuran bahkan nyaris terjadi pertumpahan darah. Egoku yang merasa lebih tua merasa lebih banyak mengecap pahit manisnya kehidupan telah membuat gelap mata. Marah secara membabi buta hanya karena menginginkan dia menuruti semua inginku. Membuatnya harus terpisah dari semua saudaranya.

Butuh waktu 40 harii lebih untuk bisa membawaku kembali berpikiir jernih, mencoba menelaah semua permasalahan. Dan akhirnya aku  sadar, aku salah karena memaksakan inginku ppadamu. Maafkan ibu nak, yang membuat semua menjadi seperti ini.

Ibu macam apa aku ini yang membuat anak- anak harus menderita, terpisah satu sama lain. Bukankah Tuhan sekalipun Maha Pemaaf tapi kenapa aku malah seperti mesin pembbunuh bagi karakter anak-anakku.

Rumah yang teduh penuh tawa  berganti suram, mereka tak lagi bisa tertawa lepas. Tak lagi bisa berbagi cerita seperti dulu dan semua adalah akibat ulahku.
Memang kenapa jika dia tak ingin melanjutkan sekolahnya? Bukankah pendidikan bisa didapatkan dimana saja, bukan hanya dari jalan formal. Jika tujuan akhir dari sebuah sekolah adalah pendidikan, bukankah diluar sekolah formalpun  mereka bisa mendapatkan pendidikan yang bermanfaat dan bisa menunjang masa depannya.

Karena ego yang terlambat kusadari wakktu terasa lambat berlalu dan saat aku tersadar dia, putraku tellah menjauh dari rangkulan kasih  sayangku.
Dapatkah Surga itu kembali lagi ke dalam Rumah ini??? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar